14/04/21

Globalisasi

Kata "globalisasi" diambil dari kata globe (bola dunia) menjadi global yang berarti mendunia. Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia. Hubungan antarbangsa dan antarmanusia tersebut dapat berupa hubungan dalam bidang perdagangan, investasi, perjalanan, budaya popular, dan bentuk bentuk interaksi yang lain.

Istilah globalisasi memiliki kesamaan dengan istilah internasionalisasi. Internasionalisasi mengandung pengertian hubungan yang melintasi batas-batas negara-negara. Hubungan internasional berlangsung dalam masyarakat internasional.

Globalisasi menggambarkan, bahwa warga dunia semakin menyatu. Mereka memiliki pola hubungan yang semakin erat. Kehidupan dunia seperti itu digambarkan sebagai desa yang mengglobal (global village). Dengan globalisasi seluruh bangsa dan negara di dunia semakin terikat satu sama lain, mewujudkan suatu tatanan kehidupan baru dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi, dan budaya masyarakat.

Tak ada satu pun bangsa dan negara yang mampu menolak globalisasi. Globalisasi haruslah dihadapi sebagai kenyataan yang harus diterima. Globalisasi tidak hanya terjadi di bidang ekonomi, melainkan meliputi seluruh aspek kehidupan manusia, yaitu sosial, politik, teknologi, lingkungan, budaya, dan sebagainya.

Ciri-ciri globalisasi
  1. Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui perilaku atau perpindahan manusia atau sekelompok manusia (massa) semacam turisme memungkinkan kita mengenal banyak hal dari budaya yang berbeda.
  2. Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung. Hal ini diakibatkan oleh pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan pengaturan perdagangan internasional oleh organisasi World Trade Organization (WTO).
  3. Peningkatan interaksi budaya melalui perkembangan media massa. Pengaruh tersebut terutama melalui sarana televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional. Saat ini, kita dapat mengkonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan makanan.
  4. Meningkatnya masalah bersama. Permasalahan bersama tersebut misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional.
  5. Makanan siap saji (KFC, McD, dan sebagainya) merupakan dampak dari globalisasi.
  6. Ketergantungan ekonomi seperti tampak pada kenaikan harga minyak bumi.

Globalisasi dalam Berbagai Bidang Kehidupan
Globalisasi membawa pengaruh dari luar negeri masuk ke sendi-sendi tiaptiap negara. Pengaruh luar itu mempengaruhi sendi-sendi kehidupan masyarakat negara yang bersangkutan di berbagai bidang, baik di bidang ekonomi, politik, sosial budaya, maupun bidang pertahanan dan keamanan.

Pengaruh dalam bidang ekonomi terlihat antara lain melalui perdagangan global dalam sektor barang dan jasa. Perdagangan sektor barang menyebabkan berbagai macam produk luar negeri merambah kehidupan negara yang bersangkutan. Sementara itu dalam sektor jasa luar negeri, seperti jasa penerbangan, penyiaran, dan turisme memasuki kebijakan yang diambil oleh tiap-tiapnegara.

Dalam bidang politik pengaruh globalisasi tampak dalam kebijakan tiap-tiap negara yang harus mempertimbangkan kondisi internasional. Dengan pertimbangan tersebut, negara yang bersangkutan dapat memanfaatkan masyarakat internasional untuk kepentingan negaranya. Peristiwa politik yang terjadi pada suatu negara dengan cepat diberitakan secara global.

Di sisi lain, globalisasi sosial budaya melalui media massa cenderung menyajikan sebuah produk budaya yang menguntungkan negaranegara maju. Misalnya, belanja di mall yang menunjukkan gaya hidup konsumerisme, seperti peralatan elektronik, kosmetik, fashion, dan makanan. Masyarakat dituntut untuk mengikuti trend-trend terbaru dalam budaya global yang ditawarkan melalui media massa.

Di samping persoalan gaya hidup, globalisasi juga membawa persoalan baru yang terkait dengan persoalan identitas budaya. Perubahan sosial akibat globalisasi terjadi susul menyusul, sehingga mengakibatkan ketidakpastian, ketidakterdugaan, dan ketidakpastian. Fenomena ini menyebabkan sebagian orang kehilangan identitas dirinya.

Dalam bidang pertahanan dan keamanan, globalisasi meniadakan batasbatas kewilayahan antarnegara. Melalui radio, televisi, telepon, dan internet segala macam informasi secara bebas dapat diperoleh semua orang di berbagai belahan dunia. Akibatnya pertahanan dan keamanan negara perlu dikelola dengan cara baru agar kerahasiaan negara tetap terjaga.


Disqus Comments